Lagi cari Template buat blog yang baru sobat ? kesulitan mencari yang cocok ? oke,kali ini juragan punya solusi-nya,kenapa tidak mencoba membuat template sendiri saja? ya,dengan begitu ke-kreatif-an kita sudah tidak terbatasi hanya karena masalah hak cipta. udah pada gak sabar ni kayak-nya. langsung aja kita ke-TKP gan !
"Cara Membuat Template Blogger". Mulai dari mana ya? nnnngg.. ohya, juragan
Tuesday, June 30, 2009
Sunday, June 28, 2009
Pemakaian Anchor Text
Teks pada halaman website yang jika diklik akan membawa kita ke tempat lain di namakan Anchor text, bisa lokasi tertentu pada halaman yang sama, bisa halaman lain pada website yang sama, atau halaman di website lain. Pada umumnya anchor text berupa tulisan berwarna biru dan bergaris bawah. Jika kita menggerakan mouse melewati teks tersebut, maka bentuk cursor akan berubah. Jika di klik akan membawa kita ke lokasi lain. Dengan canggihnya teknologi pengembangan website, teks warna biru dan bergaris bawah sudah tidak merupakan patokan lagi karena ada teknik-teknik yang bisa mengendalikan tampilannya.
Dalam SEO tutorial ini penggunaan kata kunci sebagai anchor teks wajib hukumnya. Hal yang penting dari anchor text adalah penggunaanya memungkinkan kita mendapatkan dua manfaat sekaligus dari keyword yang kita pilih. Ketika crawler mesin pencari membaca anchor teks tersebut di halaman website, dia akan mendeteksi bahwa teks tersebut mengandung link. Link tesebut memberikan indikasi kepada mesin pencari mengenai isi halaman yang dituju dan relevansinya dengan halaman dimana anchor text tersebut berada. Jadi jika kita menggunakan keyword pada anchor text, kita akan mendapatkan dua manfaat ranking keyword untuk halaman tempat anchor text tersebut berada, dan ranking keyword untuk halaman tujuannya.
Tentu ada pengecualian dari konsep tersebut. Dalam SEO selalu ada pengecualian. Penggunaan keyword dalam anchor text yang berlebihan justru dapat menyebabkan mesin pencari mengurang ranking website kita, atau bahkan sama sekali memblokir website kita dari hasil pencarian secara keseluruhan. Optimasi yang berlebihan jika kita berulang-ulang menggukan anchor text dengan keyword yang sama, tanpa ada variasi.
Teknik yang sering dipakai adalah jika kita memilih keyword yang terdiri dari dua kata, maka kita menggunakan masing-masing kata dalam anchor text yang berbeda sendiri-sendiri, dan dilakukan secara berulang-ulang, dengan tujuan agar mesin pencari memberikan ranking yang tinggi untuk keyword tersebut. Dengan mata pengunjung, biasanya ini jadi terlihat janggal. Meskipun sempat ada banyak kisah sukses dengan menggunakan teknikSEO seperti ini, untuk saat ini sebaiknya dihindari, karena algoritma mesin pencari telah memiliki kemampuan untuk mendeteksi hal seperti ini.
Praktek yang paling tepat adalah dengan menempatkan anchor text yang menggunakan keyword, dalam paragraf yang memiliki isi yang relevan. Dalam hal ini, nilai anchor text sama pentingnya dengan teks pada paragraf di sekitarnya. Perhatikan juga bahwa halaman atau website yang dituju juga harus relevan, sedapat mungkin keyword yang dipergunakan pada anchor text terkandung dalam
Contoh implementasi teknik SEO ini dapat diliat pada blog. Umumnya pada tulisan yang ditampilkan di halaman blog akan ada anchor text yang mengandung kata kunci, yang menuju ke halaman lain yang isinya relevan dan judulnya mengandung kata kunci. Penempatannya dapat dalam bentuk referensi kontekstual dalam kalimat, maupun dengan daftar-daftar tertentu, misalnya daftar tulisan paling populer, atau daftar tulisan yang paling banyak dikomentari. Isi dari daftar-daftar tersebut memiliki link ke halaman lain yang isinya relevan. Hal lain yang dapat dimanfaatkan adalah dengan menyusun sitemap. Sitemap umumnya merupakan daftar judul halaman yang merupakan achor text, juka di click akan membawa ke halam yang judulnya terdaftar disitu. Dari sisi SEO, disitulah letak manfaat sitemap.
Kesimpulannya meskipun keyword dan anchor text nampak seperti sesuatu yang sama sekali berbeda, pada kenyataanya keduanya memiliki hubungan yang sangat erat, terutama jika dilihat dari sinergi keduanya dalam mendongkrak ranking website kita.
Dalam SEO tutorial ini penggunaan kata kunci sebagai anchor teks wajib hukumnya. Hal yang penting dari anchor text adalah penggunaanya memungkinkan kita mendapatkan dua manfaat sekaligus dari keyword yang kita pilih. Ketika crawler mesin pencari membaca anchor teks tersebut di halaman website, dia akan mendeteksi bahwa teks tersebut mengandung link. Link tesebut memberikan indikasi kepada mesin pencari mengenai isi halaman yang dituju dan relevansinya dengan halaman dimana anchor text tersebut berada. Jadi jika kita menggunakan keyword pada anchor text, kita akan mendapatkan dua manfaat ranking keyword untuk halaman tempat anchor text tersebut berada, dan ranking keyword untuk halaman tujuannya.
Tentu ada pengecualian dari konsep tersebut. Dalam SEO selalu ada pengecualian. Penggunaan keyword dalam anchor text yang berlebihan justru dapat menyebabkan mesin pencari mengurang ranking website kita, atau bahkan sama sekali memblokir website kita dari hasil pencarian secara keseluruhan. Optimasi yang berlebihan jika kita berulang-ulang menggukan anchor text dengan keyword yang sama, tanpa ada variasi.
Teknik yang sering dipakai adalah jika kita memilih keyword yang terdiri dari dua kata, maka kita menggunakan masing-masing kata dalam anchor text yang berbeda sendiri-sendiri, dan dilakukan secara berulang-ulang, dengan tujuan agar mesin pencari memberikan ranking yang tinggi untuk keyword tersebut. Dengan mata pengunjung, biasanya ini jadi terlihat janggal. Meskipun sempat ada banyak kisah sukses dengan menggunakan teknikSEO seperti ini, untuk saat ini sebaiknya dihindari, karena algoritma mesin pencari telah memiliki kemampuan untuk mendeteksi hal seperti ini.
Praktek yang paling tepat adalah dengan menempatkan anchor text yang menggunakan keyword, dalam paragraf yang memiliki isi yang relevan. Dalam hal ini, nilai anchor text sama pentingnya dengan teks pada paragraf di sekitarnya. Perhatikan juga bahwa halaman atau website yang dituju juga harus relevan, sedapat mungkin keyword yang dipergunakan pada anchor text terkandung dalam
Contoh implementasi teknik SEO ini dapat diliat pada blog. Umumnya pada tulisan yang ditampilkan di halaman blog akan ada anchor text yang mengandung kata kunci, yang menuju ke halaman lain yang isinya relevan dan judulnya mengandung kata kunci. Penempatannya dapat dalam bentuk referensi kontekstual dalam kalimat, maupun dengan daftar-daftar tertentu, misalnya daftar tulisan paling populer, atau daftar tulisan yang paling banyak dikomentari. Isi dari daftar-daftar tersebut memiliki link ke halaman lain yang isinya relevan. Hal lain yang dapat dimanfaatkan adalah dengan menyusun sitemap. Sitemap umumnya merupakan daftar judul halaman yang merupakan achor text, juka di click akan membawa ke halam yang judulnya terdaftar disitu. Dari sisi SEO, disitulah letak manfaat sitemap.
Kesimpulannya meskipun keyword dan anchor text nampak seperti sesuatu yang sama sekali berbeda, pada kenyataanya keduanya memiliki hubungan yang sangat erat, terutama jika dilihat dari sinergi keduanya dalam mendongkrak ranking website kita.
Optimalisasi SEO blog
Ini adalah 8 tips SEO dari sekian banyak tips dari para master SEO yang memberikan gambaran untuk mengoptimasi blog anda untuk dapat meroket naik pada ranking search engine.
Huruf tebal. Gunakan tag <> dan </> pada keyword anda pada tiap-tiap halaman. Jangan terapkan pada setiap keyword yang ada, satu ada dua udah cukup.
Kedalaman link. Pastikan anda memiliki link masuk ke halaman/postingan anda sebanyak mungkin. Apakah yang diberitahukan kepada search engine ketika situs/blog lain memberikan link ke halaman/postingan berbeda pada blog anda? Jawabannya adalah bahwa situs blog anda punya banyak konten yang berharga.
Newsletter. Tawarkan postingan anda kepada publisher ezine yang mengarsipkan ezine mereka. Link-link di sana terus aktif selama bertahun-tahun dalam arsip mereka.
Pertama datang, pertama dilayani. Jika memiliki link image pada bar navigasi merupakan suatu keharusan, sertakan pula link yang berupa teks. Bagaimanapun juga, anda mesti pastikan link teks tampil pertama kali pada source code, karena robotnya search engine akan mengikuti link pertama yang ditemui menuju halaman tertentu. Mereka tidak akan mengikuti link tambahan pada halaman yang sama.
Pertukaran kontets. anda pasti udah pernah dengar tukaran link, hal yang kurang bernilai. Tukaran artikel mirip dengan tukaran link, hanya saja lebih bernilai/berguna. anda memposting artikel orang lain dengan link back kepada blog mereka. Mereka juga membuat postingan artikel anda dengan juga menyertakan link back ke situs/blog anda. Kedua pihak memiliki konten, kedua pihak mendapatkan link berkualitas tinggi (high quality links).
Judul untuk link. Link juga bisa diberi judul. Hal ini tidak hanya memberikan gambaran kepada pembaca kemana anda membawa mereka, tetapi search engine juga memanfaatkannya untuk mengukur relevansi suatu halaman.
Hati-hati Menggunakan anchor teks. Jangan berlebihan dengan anchor teks. anda engga mau semua inbound link terlihat sama, karena akan terlihat merupakan suatu hal yang sudah terotomatisasi – suatu hal yang gak disukai mbah Google. Gunakan URL anda suatu ketika, dan di kesempatan lain gunakan nama perusahaan anda misalnya, “Tempat Belajar Ngeblog”, “Banyak tips ngeblog menarik” juga bisa, “Ngeblog itu menguntungkan” pada waktu lainnya, dll.
Peta situs (sitemap). Situs/blog besar butuh sitemap, yang harusnya dihubungkan ke / dari setiap halaman pada situs/blog. Hal ini akan membantu robot search engine menemukan setiap halaman dengan hanya dua kali sentuhan. Situs/blog kecil pun butuh sitemap, ini dinamakan bar navigasi.
Huruf tebal. Gunakan tag <> dan </> pada keyword anda pada tiap-tiap halaman. Jangan terapkan pada setiap keyword yang ada, satu ada dua udah cukup.
Kedalaman link. Pastikan anda memiliki link masuk ke halaman/postingan anda sebanyak mungkin. Apakah yang diberitahukan kepada search engine ketika situs/blog lain memberikan link ke halaman/postingan berbeda pada blog anda? Jawabannya adalah bahwa situs blog anda punya banyak konten yang berharga.
Newsletter. Tawarkan postingan anda kepada publisher ezine yang mengarsipkan ezine mereka. Link-link di sana terus aktif selama bertahun-tahun dalam arsip mereka.
Pertama datang, pertama dilayani. Jika memiliki link image pada bar navigasi merupakan suatu keharusan, sertakan pula link yang berupa teks. Bagaimanapun juga, anda mesti pastikan link teks tampil pertama kali pada source code, karena robotnya search engine akan mengikuti link pertama yang ditemui menuju halaman tertentu. Mereka tidak akan mengikuti link tambahan pada halaman yang sama.
Pertukaran kontets. anda pasti udah pernah dengar tukaran link, hal yang kurang bernilai. Tukaran artikel mirip dengan tukaran link, hanya saja lebih bernilai/berguna. anda memposting artikel orang lain dengan link back kepada blog mereka. Mereka juga membuat postingan artikel anda dengan juga menyertakan link back ke situs/blog anda. Kedua pihak memiliki konten, kedua pihak mendapatkan link berkualitas tinggi (high quality links).
Judul untuk link. Link juga bisa diberi judul. Hal ini tidak hanya memberikan gambaran kepada pembaca kemana anda membawa mereka, tetapi search engine juga memanfaatkannya untuk mengukur relevansi suatu halaman.
Hati-hati Menggunakan anchor teks. Jangan berlebihan dengan anchor teks. anda engga mau semua inbound link terlihat sama, karena akan terlihat merupakan suatu hal yang sudah terotomatisasi – suatu hal yang gak disukai mbah Google. Gunakan URL anda suatu ketika, dan di kesempatan lain gunakan nama perusahaan anda misalnya, “Tempat Belajar Ngeblog”, “Banyak tips ngeblog menarik” juga bisa, “Ngeblog itu menguntungkan” pada waktu lainnya, dll.
Peta situs (sitemap). Situs/blog besar butuh sitemap, yang harusnya dihubungkan ke / dari setiap halaman pada situs/blog. Hal ini akan membantu robot search engine menemukan setiap halaman dengan hanya dua kali sentuhan. Situs/blog kecil pun butuh sitemap, ini dinamakan bar navigasi.
Thursday, June 25, 2009
Cara mengetahui blog yang do follow
Blog milik sendiri :
1. Templates Standar (belum dimodifikasi), maka dipastikan BELUM Do Follow.
2. Templates Modifikasi, maka yang harus dilakukan adalah melakukan cara yang saya sebutkan diatas sesuai dengan Hosting Blog-nya masing-masing. Kesimpulannya adalah mudah saja. Jika masih ada attribute rel="nofollow", maka BELUM Do Follow. Dan jika sebaliknya, jika setelah melakukan cara diatas tidak ditemukan attribute rel="nofollow", maka Blog kita SUDAH Do Follow. That's it :)
Blog milik orang lain :
1. Tentu cara terbaik adalah dengan bertanya kepada pemiliknya, atau dengan melihat apakah di Blognya tertera semacam isyarat -dengan banner misalnya, bahwa blog tersebut DO Follow.
2. Dengan melihat source code pada blog tersebut. Lihat pada Halaman POSTING yang SUDAH BERISI KOMENTAR, bukan pada halaman utama. Tujuannya tentu saja, apakah komentar tersebut di beri backlink atau tidak. Jika menggunakan FireFox, kawan-kawan bisa 'klik kanan' pada badan blog, pilih View Page Source. Lalu telusuri terus kebawah sampai menemukan letak kode URL Alamat pemberi komentar. Jika tertulis seperti berikut, maka Blog tersebut Do Follow :
1. Templates Standar (belum dimodifikasi), maka dipastikan BELUM Do Follow.
2. Templates Modifikasi, maka yang harus dilakukan adalah melakukan cara yang saya sebutkan diatas sesuai dengan Hosting Blog-nya masing-masing. Kesimpulannya adalah mudah saja. Jika masih ada attribute rel="nofollow", maka BELUM Do Follow. Dan jika sebaliknya, jika setelah melakukan cara diatas tidak ditemukan attribute rel="nofollow", maka Blog kita SUDAH Do Follow. That's it :)
Blog milik orang lain :
1. Tentu cara terbaik adalah dengan bertanya kepada pemiliknya, atau dengan melihat apakah di Blognya tertera semacam isyarat -dengan banner misalnya, bahwa blog tersebut DO Follow.
2. Dengan melihat source code pada blog tersebut. Lihat pada Halaman POSTING yang SUDAH BERISI KOMENTAR, bukan pada halaman utama. Tujuannya tentu saja, apakah komentar tersebut di beri backlink atau tidak. Jika menggunakan FireFox, kawan-kawan bisa 'klik kanan' pada badan blog, pilih View Page Source. Lalu telusuri terus kebawah sampai menemukan letak kode URL Alamat pemberi komentar. Jika tertulis seperti berikut, maka Blog tersebut Do Follow :
<a href='URL-pemberi-komentar'>NAMA-pemberi-komentar</a>Dan jika seperti berikut maka blog tersebut belum Do Follow :
<a href='URL-pemberi-komentar' rel='nofollow'>NAMA-pemberi-komentar</a>Pemberian Backlink oleh blog Do Follow, hanya jika komentar diberi identitas Alamat/URL Blog. Namun jika dengan Akun Blogger, maka Backlink tidak akan sampai pada Blog, tetapi pada halaman Profil kita.
Cara membuat dofollow di blogger
Pada Blogger atau Blogspot terdapat 2 (dua) attribute rel="nofollow" pada body HTMLnya. Pertama adalah pada kolom komentar, dan kedua ada pada Kolom Backlink. Untuk menjadikan Blog kita "You Comment I Follow" atau Do Follow, hanya dibutuhkan penghilangan pada satu tempat saja, yaitu pada kolom komentar. Karena inti yang ingin diraih adalah memberi Backlink, pada pemberi komentar.
Cara menghilangkan Attribute rel="nofollow" pada kolom komentar :
1. Setelah Sign-in dan masuk ke Dashboard, Klik Layout > Edit HTML, lalu beri tanda centang(thick) di "Expand Widget Templates". BACKUP templates kawan-kawan, Lalu cari kode berikut
2. Kemudian hapus kode rel='nofollow', lalu "save template". Selesai, Sekarang Blog kita Do Follow :) dan berhenti sampai disini juga SUDAH CUKUP.
Berikut adalah cara untuk menhilangkan attribut rel="nofollow" pada kolom BACKLINK/TRACKBACK. Metode kedua ini TIDAK wajib.. Kolom Backlink/trackback adalah kolom yang disediakan untuk membuat track jika ada yang melakukan Link terhadap Posting tulisan kita. Sekali lagi, kolom ini boleh dibiarkan dan tidak di buat do follow.
1. Setelah Sign-in dan masuk ke Dashboard, Klik Layout > Edit HTML, lalu beri tanda centang(thick) di "Expand Widget Templates". BACKUP templates kawan-kawan, Lalu cari kode berikut
Untuk masuk ke "Daftar Blog Do Follow" diatas, kawan-kawan hanya perlu melakukan penghilangan attribute rel="nofollow" pada kolom komentar saja.
Cara menghilangkan Attribute rel="nofollow" pada kolom komentar :
1. Setelah Sign-in dan masuk ke Dashboard, Klik Layout > Edit HTML, lalu beri tanda centang(thick) di "Expand Widget Templates". BACKUP templates kawan-kawan, Lalu cari kode berikut
<dl id='comments-block'>Untuk masuk ke "Daftar Blog Do Follow" diatas, kawan-kawan hanya perlu melakukan penghilangan attribute rel="nofollow" pada kolom komentar saja.
<b:loop values='data:post.comments'var='comment'>
<dt class='comment-author'expr:id='"comment-" + data:comment.id'>
<a expr:name='"comment-" +data:comment.id'/>
<b:if cond='data:comment.authorUrl'>
<a expr:href='data:comment.authorUrl' rel='nofollow'><data:comment.author/></a>
<b:else/>
<data:comment.author/>
</b:if>
<data:commentPostedByMsg/>
</dt>
2. Kemudian hapus kode rel='nofollow', lalu "save template". Selesai, Sekarang Blog kita Do Follow :) dan berhenti sampai disini juga SUDAH CUKUP.
Berikut adalah cara untuk menhilangkan attribut rel="nofollow" pada kolom BACKLINK/TRACKBACK. Metode kedua ini TIDAK wajib.. Kolom Backlink/trackback adalah kolom yang disediakan untuk membuat track jika ada yang melakukan Link terhadap Posting tulisan kita. Sekali lagi, kolom ini boleh dibiarkan dan tidak di buat do follow.
1. Setelah Sign-in dan masuk ke Dashboard, Klik Layout > Edit HTML, lalu beri tanda centang(thick) di "Expand Widget Templates". BACKUP templates kawan-kawan, Lalu cari kode berikut
<b:includable id='backlinks' var='post'>2. Hapus kode rel='nofollow', lalu "save template". Selesai
<a name='links'/><h4><data:post.backlinksLabel/></h4>
<b:if cond='data:post.numBacklinks != 0'>
<dl class='comments-block' id='comments-block'>
<b:loop values='data:post.backlinks' var='backlink'>
<div class='collapsed-backlink backlink-control'>
<dt class='comment-title'>
<span class='backlink-toggle-zippy'> </span>
<a expr:href='data:backlink.url' rel='nofollow'><data:backlink.title/></a>
<b:include data='backlink' name='backlinkDeleteIcon'/>
</dt>
Untuk masuk ke "Daftar Blog Do Follow" diatas, kawan-kawan hanya perlu melakukan penghilangan attribute rel="nofollow" pada kolom komentar saja.
Mengapa blog ini dofollow
Terlalu banyak uraian yang akan bisa dijelaskan jika ingin merunut semua alasan. Mendukung atau tidak, terkadang masih saja dipermasalahkan. Untuk pertanyaan ini, saya ingin sekali bisa bekata se-obyektif mungkin, tapi juga tidak akan bisa dipungkiri, bahwa saya pribadi melakukan Do Follow semata-mata karena alasan Subyektif. Saya tidak bisa memaksa siapapun untuk mengikuti sebuah pergerakan yang mungkin sudah cukup banyak "pengikutnya". Begitu banyaknya argumentasi yang meluncur, bisa-bisa membuat kita malah lupa dengan tujuan awal Blogging.
Sebelum membahas kenapa Do Follow, maka kita akan coba dulu menjawab, kenapa Blog kita pada settingan standar, diberi "tag" NoFollow.
Berikut adalah salah satu saran Google (diambil sebagai sample Search Engine) yang saya kutip dari Official Blog-nya yang kemudian di-amini oleh blogspot (-anggap kita lupa bahwa blogspot juga milik Google :)
Saya ingatkan untuk jangan dulu membabi-buta mendefinisikan SPAM pada setiap yang berkomentar. Coba cari referensi dan pahami dulu Apa itu SPAM.
Lalu apa dampak adanya SPAM di Blog kita :
1. Karena Search Engine tidak menyukai SPAM, maka Search Engine juga tidak menyukai Blog yang menjadi Gudang SPAM.
2. Pagerank (untuk SE Google) juga akan berpengaruh (biasanya turun), mengingat jumlah halaman blog kita yang diindeks juga akan semakin sedikit.
3. Mengganggu kenyamanan karena setiap saat disibukkan dengan "iklan" yang tidak kita mau.
Mengingat perihal diatas, maka saya pribadi hanya sanggup mengutarakan sebab kenapa Blog ini mendukung Do Follow :
1. Do follow memberi semacam timbal balik yang setimpal atas siapapun yang berkenan menanggapi tulisan lewat komentar. Setidaknya, ini menghindarkan saya terhadap sifat lupa untuk berterimakasih.
2. Apapun tujuan setiap yang berkomentar, setidaknya telah ikut juga diindeks oleh search engine, jika tulisan di blog tersebut telah diindeks oleh search engine.
3. Terdapat harapan bahwa nantinya akan muncul sebuah lingkup kepercayaan antara pembaca (yang juga penulis), dengan penulis (yang juga pembaca) :)
4. Jika suatu saat Blogroll sudah terlalu panjang, kesempatan untuk memberi Backlink kepada blogger lain, masih dimungkinkan, yaitu cukup dengan berkomentar.
5. Saya tidak peduli dengan naik turunnya pagerank Blog saya.
Selebihnya, semuanya tergantung kawan-kawan. Apakah ingin menebar Backlink bagi siapapun yang berkenan komentar, sementara tetap waspada pada SPAM. Jika Ya jawabannya silahkan Do Follow-kan Blog kawan-kawan.
Sebelum membahas kenapa Do Follow, maka kita akan coba dulu menjawab, kenapa Blog kita pada settingan standar, diberi "tag" NoFollow.
Berikut adalah salah satu saran Google (diambil sebagai sample Search Engine) yang saya kutip dari Official Blog-nya yang kemudian di-amini oleh blogspot (-anggap kita lupa bahwa blogspot juga milik Google :)
If you're a blogger (or a blog reader), you're painfully familiar with people who try to raise their own websites' search engine rankings by submitting linked blog comments like "Visit my discount pharmaceuticals site." This is called comment spam, we don't like it either, and we've been testing a new tag that blocks it. From now on, when Google sees the attribute (rel="nofollow") on hyperlinks, those links won't get any credit when we rank websites in our search results. This isn't a negative vote for the site where the comment was posted; it's just a way to make sure that spammers get no benefit from abusing public areas like blog comments, trackbacks, and referrer lists.Sejauh yang bisa kita pahami, jadi cuma satu alasan. Search Engine TIDAK menyukai SPAM, begitu pula kita. Ini adalah sebuah tindakan preventif yang bisa dilakukan untuk menghentikan usaha SPAMMING. Dengan adanya "tag" ini, seperti sudah sebut diatas, secara teknis, link menuju situs SPAM tersebut, tidak akan di"anggap" oleh Search Engine.
Saya ingatkan untuk jangan dulu membabi-buta mendefinisikan SPAM pada setiap yang berkomentar. Coba cari referensi dan pahami dulu Apa itu SPAM.
Lalu apa dampak adanya SPAM di Blog kita :
1. Karena Search Engine tidak menyukai SPAM, maka Search Engine juga tidak menyukai Blog yang menjadi Gudang SPAM.
2. Pagerank (untuk SE Google) juga akan berpengaruh (biasanya turun), mengingat jumlah halaman blog kita yang diindeks juga akan semakin sedikit.
3. Mengganggu kenyamanan karena setiap saat disibukkan dengan "iklan" yang tidak kita mau.
Mengingat perihal diatas, maka saya pribadi hanya sanggup mengutarakan sebab kenapa Blog ini mendukung Do Follow :
1. Do follow memberi semacam timbal balik yang setimpal atas siapapun yang berkenan menanggapi tulisan lewat komentar. Setidaknya, ini menghindarkan saya terhadap sifat lupa untuk berterimakasih.
2. Apapun tujuan setiap yang berkomentar, setidaknya telah ikut juga diindeks oleh search engine, jika tulisan di blog tersebut telah diindeks oleh search engine.
3. Terdapat harapan bahwa nantinya akan muncul sebuah lingkup kepercayaan antara pembaca (yang juga penulis), dengan penulis (yang juga pembaca) :)
4. Jika suatu saat Blogroll sudah terlalu panjang, kesempatan untuk memberi Backlink kepada blogger lain, masih dimungkinkan, yaitu cukup dengan berkomentar.
5. Saya tidak peduli dengan naik turunnya pagerank Blog saya.
Selebihnya, semuanya tergantung kawan-kawan. Apakah ingin menebar Backlink bagi siapapun yang berkenan komentar, sementara tetap waspada pada SPAM. Jika Ya jawabannya silahkan Do Follow-kan Blog kawan-kawan.
Pejelasan tentang blog Do Follow dan NoFolow ?
Terlebih dahulu kita harus paham apa maksud Do Follow dan NoNofollow ini. Kata "tag" selalu diberi tanda kutip karena sebenarnya yang sedang kita bicarakan ini bukan tag melainkan attributes dalam bahasa pemrograman HTML sejauh saya tahu.
Sebagai salah satu fitur web yang membutuhkan interaksi antar pengguna, blog akan menciptakan suasana "komunitas", dimana didalamnya kita mengenal sebuah proses "Komentar" sebagai bentuk interaksi tadi. Pada prosesnya, pemberi komentar akan disediakan sebuah ruang untuk memberi tanggapan pada setiap tulisan, disertai dengan identitas. Utamanya adalah URL/Alamat Blog Si pemberi komentar itu sendiri.
Contoh URL/Alamat yang akan kita inputkan adalah :
Jadi sudah jelas, sebenarnya untuk membuat Blog kita Do Follow adalah dengan cara menghilangkan attribute rel="nofollow" tersebut.
Sebagai salah satu fitur web yang membutuhkan interaksi antar pengguna, blog akan menciptakan suasana "komunitas", dimana didalamnya kita mengenal sebuah proses "Komentar" sebagai bentuk interaksi tadi. Pada prosesnya, pemberi komentar akan disediakan sebuah ruang untuk memberi tanggapan pada setiap tulisan, disertai dengan identitas. Utamanya adalah URL/Alamat Blog Si pemberi komentar itu sendiri.
Contoh URL/Alamat yang akan kita inputkan adalah :
http://www.namablog.comPada intinya, identitas tersebut juga dijadikan sebagai Link/tautan ke alamat yang dimaksud. Yang kemudian dialih-bahasakan ke HTML menjadi :
<a href="http://www.namablog.com/">http://www.namablog.com</a>Pada dasarnya seluruh Link/Tautan ke alamat tertentu akan mempunyai format seperti diatas. Akan tetapi, pada system blog, baik wordpress, blogger(blogspot), blogsome atau yang lainnya format standard tersebut dengan sendirinya (oleh blogger disebut automagically) berubah menjadi :
<a rel="nofollow" href="http://www.namablog.com/">http://www.namablog.com</a>Apa yang berbeda? ya, yaitu munculnya attribute rel="nofollow".
Jadi sudah jelas, sebenarnya untuk membuat Blog kita Do Follow adalah dengan cara menghilangkan attribute rel="nofollow" tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)