Showing posts with label Kejadian Aneh. Show all posts
Showing posts with label Kejadian Aneh. Show all posts

Thursday, May 5, 2011

Fenomena UFO dan Alien

UFO
Benda Terbang Aneh (disingkat BETA; identik dengan makna dari istilah bahasa Inggris: Unidentified Flying Object disingkat UFO) atau sering kali disebut sebagai benda terbang tak dikenal adalah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki. Istilah BETA diperkenalkan oleh Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) era 1960-an RJ Salatun untuk fenomena ini. Istilah lain yang digunakan adalah "piring terbang" (bahasa Inggris: flying saucer) dan pertama kali digunakan wartawan untuk menggambarkan benda terbang misterius yang dilihat oleh Kenneth Arnold, yaitu sembilan obyek terbang aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade, Washington. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak saat itu, istilah “Piring Terbang” memengaruhi imajinasi banyak orang.

Beberapa Kejadian Penampakan UFO di Indonesia
  • UFO di Gunung Agung, Bali, 1973. Foto UFO pertama di atas Indonesia dibuat oleh wisatawan Jepang, Ryo Terumoto, pada 17 Agustus 1973. Sekitar pukul 14.00 siang, dari mobil ia memotret Gunung Agung di Bali.
  • UFO di lepas Pantai Cilamaya, Jawa Barat. Waktu itu sekitar pukul 15.00, Ir. Tony Hartono Rusman sedang melepas lelah, sehabis makan siang di Quarters Platform pada lantai III kompleks menara pengeboran minyak lepas pantai di ladang minyak Arjuna, 83 km dari pantai  
  • Penampakan UFO di Porong. Hari itu tanggal 27 Juni 1977 jam 18.15 WIB, Dr. Ir. Aryono Abdulkadir bersama dua orang rekannya masing-masing Ir Rudianto Ramelan dan Ir. Ananda Soeyoso sedang melakukan perjalanan dari Surabaya ke arah Malang.
  • Depok, Jakarta, 30 April 2007. Gambar ini diambil dengan kamera Nokia 9500 Night Mode. Jadi, bintik-bintik seperti cahaya itu sebenarnya distorsi kamera, bukan bintang-bintang. Yang terlihat hanyalah 2 cahaya obyek tersebut. Tidak ada bintang yang tampak karena tertutup awan! Jalur lintasan udara di atas (diambil di daerah Kukusan Beji UI Depok) ini sebenarnya jarang dilintasi oleh pesawat. Inilah yang membangkitkan rasa penasaran.
Dan masih banyak lagi yang lainnya, kita harus banyak mempelajari tentang fenomena UFO ini. Berikut kisah mengenai pendaratan UFO dan alien di sekolah Ariel di Ruwa, Zimbabwe:

Pada tanggal 14 September 1994, sebuah UFO terlihat membelah langit Afrika. Dua hari kemudian, sesuatu mendarat di halaman sebuah sekolah di Ruwa, Zimbabwe.

Dari dalam benda misterius tersebut, keluar sesosok makhluk aneh yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penampakan ini disaksikan oleh 62 pelajar yang saat itu sedang bermain di lapangan sekolah.

 

Pada tanggal 16 September 1994, sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.

Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang dewasa yang ada di sekolah itu adalah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.

Fenomena UFO dan AlienSekolah Ariel, Ruwa, Zimbabwe

Jadi, sebagian murid pergi ke lapangan dan bermain bola kaki. Sekolah Ariel sendiri memiliki murid dari berbagai etnis dan latar belakang.

Setelah bermain selama beberapa lama, tiba-tiba beberapa diantara mereka menunjuk ke atas dengan ekspresi kaget. Anak-anak lainnya segera menoleh ke langit.

Terlihatlah tiga buah objek bulat aneh berwarna perak terbang melintasi sekolah. Beberapa detik kemudian, diiringi cahaya yang terang benderang, tiga objek itu menghilang untuk kemudian muncul di tempat lain. Proses ini terjadi beberapa kali hingga gerakannya mulai melambat.

Lalu, salah satu diantaranya mulai menurunkan ketinggian dan mendarat di bagian tanah yang penuh dengan pohon dan semak sekitar 100 meter dari lapangan tempat anak-anak bermain.

Saat itu ada 62 pelajar berusia antara 6 -12 tahun yang menyaksikan pemandangan ini secara langsung.

Tidak lama kemudian, sesosok pria kecil dengan tinggi sekitar 1 meter, muncul di bagian atas objek tersebut. Lalu, ia turun dan berjalan dengan cara yang aneh.

Menurut kesaksian yang diceritakan oleh anak-anak itu, pria kecil itu memakai pakaian berwarna hitam ketat yang terlihat bersinar. Wajahnya pucat dan rambutnya berwarna hitam panjang hingga sebahu (Kesaksian lain menyebutkan kalau makhluk ini tidak berambut). Pria kecil itu juga memiliki leher yang agak panjang dengan mata yang besar dan bulat.

Menyaksikan pemandangan yang luar biasa itu, anak-anak yang lebih kecil segera menangis ketakutan. Mereka mengira iblis telah datang untuk memakan mereka. Di kebudayaan Zimbabwe memang ada legenda mengenai Tokoloshis, iblis yang suka memakan anak kecil.

Salah seorang anak kemudian berlari ke kantin sekolah sambil berteriak minta tolong. Namun, ibu penjaga menolak untuk meninggalkan kantinnya karena kuatir barang jualannya akan dicuri oleh anak-anak lainnya.

Ketika menyaksikan sekumpulan pelajar yang terbengong-bengong itu, pria kecil itu sepertinya mulai ragu-ragu, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Kemudian, sesosok pria kecil lainnya, entahkah pria yang sama atau yang berbeda, muncul di bagian belakang objek tersebut.

Beberapa saat kemudian, pria kecil itu tidak terlihat lagi dan objek itu segera terbang dan menghilang di langit. Peristiwa penampakan ini berlangsung sekitar 15 menit dan membuat anak-anak sekolah itu mengalami shock.

Berita mengenai adanya pendaratan UFO dan makhluk alien di dekat sekolah Ariel segera membuat para peneliti UFO berdatangan ke lokasi tersebut. Mereka mewawancarai anak-anak tersebut dan meminta mereka untuk mengingat kembali peristiwa misterius tersebut.

"Awalnya, aku mengira kalau ia adalah tukang kebun," Kata salah seorang anak kelas empat. "Lalu aku menyadari kalau makhluk itu adalah alien."

Anak itu juga mengatakan kalau makhluk itu memiliki mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia mengatakan kalau makhluk itu "Memantul seperti sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."

Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.

Fenomena UFO dan AlienIsabella, 10 tahun, berkata: "Ia hanya menatap kami. Ia terlihat menakutkan. kami berusaha untuk tidak menatapnya. Namun mata dan hatiku seperti terbawa olehnya."


Menariknya, Isabella dan anak-anak lain percaya kalau makhluk itu telah melakukan komunikasi lewat pandangan matanya dan berkata kepada anak-anak itu bagaimana manusia telah melakukan perbuatan-perbuatan buruk yang merusak planet bumi.

Elsa (Bukan nama asli), juga menegaskan hal ini. Ketika melihat makhluk itu, pikirannya hanyut oleh kekuatiran mengenai kondisi bumi yang kian parah. Ia yakin kalau makhluk ini hendak mengatakan sesuatu mengenai masa depan bumi.

"Dunia ini akan berakhir, mungkin karena kita tidak menjaga planet ini atau udaranya. Seperti kondisi dimana pohon-pohon akan bertumbangan, udara semakin habis dan orang-orang menjadi sekarat. Pikiran-pikiran itu sepertinya masuk ke kepalaku dari mata pria kecil itu."

Elsa berkata kalau ia diliputi oleh kekuatiran itu hingga ia pulang ke rumah.

Cynthia Hind, salah seorang peneliti UFO Afrika, yang ikut menyelidiki kasus ini keesokan harinya, meminta murid-murid untuk menggambar apa yang disaksikan oleh mereka. Cynthia mendapatkan 35 gambar sketsa yang menunjukkan objek-objek yang serupa.

Fenomena UFO dan Alien
Fenomena UFO dan AlienSalah seorang anak perempuan yang memberikan gambarnya bahkan berkata: "Aku bersumpah demi seluruh rambut di kepalaku dan demi Alkitab kalau aku mengatakan hal yang sebenarnya."

Fenomena UFO dan Alien

Apa yang sebenarnya telah terjadi di Ruwa? Apakah anak-anak ini telah sepakat untuk memberitakan kabar bohong?

Peristiwa penampakan yang terjadi di sekolah Ariel ini dianggap sebagai salah satu misteri UFO paling penting di masa modern ini. Banyak orang telah berusaha menjelaskan peristiwa ini, namun tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban yang cukup memuaskan.

Salah satu tayangan televisi Afrika pernah mengemukakan teori kalau anak-anak tersebut mungkin telah salah mengidentifikasi gas rawa. Tentu saja teori ini cukup mengada-ngada. Bagaimana mungkin gas rawa bisa terlihat seperti pria kecil bermata besar?

Jika bukan itu, lalu apa kemungkinan lainnya? Mari kita lihat satu persatu.

Kemungkinan Pertama

Anak-anak ini telah ditipu oleh sekelompok orang iseng. Kelompok orang iseng ini mungkin telah membuat UFO buatan dan meminta seorang anak kecil untuk menyamar menjadi alien. Mereka menjadikan anak-anak ini sebagai target karena di dunia ini masih banyak orang yang percaya kalau anak kecil tidak pernah berbohong.

Tujuannya mungkin untuk sekedar gurauan, kampanye lingkungan hidup atau untuk menciptakan propaganda mengenai keberadaan alien.

Jika iya, bagaimana cara mereka membuatnya? Bagaimana mereka menjelaskan pesan telepati yang diterima beberapa anak?

Kemungkinan Kedua


Anak-anak itu sedang menyaksikan eksperimen rahasia pemerintah. Mungkin pemerintah Zimbabwe sedang mengujicobakan pesawat tempur baru mereka yang bernilai 40 quintillion dolar Zimbabwe (FYI - Kembali ke tahun 2009, harga sebutir telur di sana adalah 35 miliar dolar).


Pesawat itu mendarat di dekat sekolah dan para pilotnya yang secara khusus direkrut keluar sebentar dari pesawat untuk mencari udara segar. Sedangkan telepati tersebut hanyalah khayalan dari sebagian anak.

Percayakah kalian dengan teori ini?

Kemungkinan Ketiga

Histeria massa. Dengan sebab yang tidak diketahui, mungkin 62 anak-anak sekolah ini mengalami histeria massa sehingga mereka mengalami halusinasi. Ini bisa menjelaskan terjadinya penampakan dan telepati tersebut.

Pada masa lampau, histeria massa umumnya terjadi karena sebab seperti penampakan yang tidak terjelaskan, spora beracun atau propaganda yang berlebihan.

Namun dalam kasus ini, apa penyebabnya? Mereka yang mempercayai teori ini memang gagal mengidentifikasi penyebabnya.

Menurut Dr.John Mack, sesungguhnya memang tidak ada penyebab karena ia percaya kalau anak-anak ini tidak mengalami histeria massa. Dr.Mack adalah seorang profesor dari Harvard Medical School. Ia khusus mendatangi sekolah itu dan mewawancarai 12 pelajar yang turut menyaksikan peristiwa itu.

Fenomena UFO dan Alien

Kalau bukan histeria massa, lalu apa?

Kemungkinan Keempat


62 anak ini telah bersekongkol untuk menipu masyarakat dunia. Mungkin beberapa minggu sebelumnya mereka telah mengadakan rapat rahasia dan menunjuk salah seorang pelajar paling cemerlang untuk menyusun sebuah skenario.

Setelah itu mereka mulai menyamakan ide dan menunjuk seorang supervisor untuk mengawasi jalannya rekayasa ini. Sebelum rapat diakhiri, sang pemimpin rapat berhasil membuat semua anak ini bersumpah untuk tidak menceritakan rencana mereka kepada orang lain.

Ketika waktunya cukup tepat (saat guru-guru sedang rapat), mereka menjalankan aksinya dan akhirnya kita mendapatkan salah satu cerita perjumpaan paling menarik dalam dunia Ufologi. (Percaya atau tidak, cukup banyak orang-orang yang menganggap anak-anak ini memang berbohong)

Well, tentu saja sebagian besar dari kita akan menolak teori ini. Soalnya, apa sih yang bisa dilakukan oleh anak-anak? Tetapi, setelah menonton film Home Alone, mungkin sebagian dari kalian mulai akan mempercayai teori ini.

Kemungkinan Kelima

Anak-anak ini menjumpai siluman hutan. Tokoloshis, sang iblis pemakan anak, memutuskan untuk muncul dan mencari makan siang. Namun, karena melihat jumlah anak-anak yang cukup banyak. Ia memutuskan untuk pulang ke guanya dan menyusun rencana kunjungan yang berikutnya.

Jika ini yang terjadi, betapa teknologi telah mengubah dunia (termasuk dunia roh). Ribuan tahun yang lalu, mungkin mereka hanya menggunakan karpet terbang untuk bepergian. Sekarang mereka menggunakan piring terbang bercahaya keperakan.

Kemungkinan Keenam

Yang juga kemungkinan terakhir, anak-anak ini benar-benar telah menjumpai alien dari planet lain yang karena suatu sebab lebih peduli dengan keadaan bumi dibanding umat manusia.


Alien-alien ini memutuskan untuk mengunjungi bumi dan memperingati manusia akan potensi kehancuran yang akan datang.


Mereka terbang ke Zimbabwe dan tiba-tiba mendapatkan ide kalau 62 anak ini bisa menjadi
megaphone untuk memperingati dunia akan masa depan bumi yang suram. Tentu saja kemungkinan ini pun bisa menjelaskan penampakan dan telepati yang dialami.

Misteri yang Tak Terpecahkan


Jelas kasus ini adalah salah satu misteri yang paling menarik pada abad ini. Satu-satunya bukti yang dimiliki hanyalah kesaksian anak-anak ini. Seorang peneliti pernah datang ke lokasi dan berusaha mencari sisa-sisa pendaratan atau radiasi, namun gagal. Boleh dibilang, tempat itu bersih seperti tidak pernah terjadi peristiwa apapun.


Dalam salah satu wawancaranya, Dr.Mack berkata:


"Saya mungkin tidak akan menerima bulat-bulat apa yang dikatakan oleh anak-anak ini. Namun saya menganggapnya serius. Saya tidak akan pernah mengatakan kalau ada alien di luar sana yang kerjaannya menculik orang-orang. Namun saya akan mengatakan kalau ada fenomena-fenomena menarik yang tidak bisa saya jelaskan sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam."

Pada tahun 2004, Dr.Mack tewas akibat ditabrak oleh pengendara mabuk dan hingga saat ini mungkin tidak ada peneliti lain yang menaruh perhatian atas kasus Ruwa sebesar Dr.Mack.
(Cynthia Hind juga sudah meninggal pada tahun 2000).

Dengan demikian kasus Ruwa mungkin akan segera terlupakan dan masuk ke dalam arsip kasus-kasus tidak terpecahkan lainnya.


Jika kalian memiliki koneksi internet yang cepat, kalian bisa menyaksikan video wawancara Dr.Mack di bawah ini:



Semoga dengan adanya artikel mengenai fenomena UFO dan Alien bisa disimak dan dipelajari untuk menambah wawasan dan pengetahuan anda.

Friday, April 29, 2011

Peristiwa Aneh - Minum Kopi Gelas Terbalik Ala Meulaboh


Berita, Cerita, Ilmu Pengetahuan, dan Tutorial Blog

Minum kopi dengan beragam wadah pasti sudah biasa kita lihat. Tetapi minum kopi dengan gelas terbalik barangkali, belum banyak yang merasakannya. Kecuali kalau Anda pernah ke Desa Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

Berita, Cerita, Ilmu Pengetahuan, dan Tutorial Blog

Di desa ini masyarakat lebih familiar meminum kopi dengan gelas dibalik. Bahkan kabarnya minum kopi dengan cara ini dapat menghilangkan stres dan kepenatan sehabis bekerja.

Tidak banyak tempat yang bisa ditemukan untuk menikmati secangkir kopi dengan cara “aneh” ini. Dan itu hanya bisa Anda dapatkan di warung milik Agus Saini, di Desa Suak Ribe. Lebih kurang 15 tahun Agus Saini menjalan usaha warung kopi, dengan menu spesial kopi terbalik. Awalnya, usaha ini dijalankan sang ayah. Dan mulai diwarisi Agus sejak tahun 1993.

Keunikan cara menyajikan kopi ini banyak menarik simpatik pengunjung, baik lokal maupun dari luar Aceh. Kopi yang dibalik diberi sedotan. Untuk meminumnya, sedotan diarahkan ke pinggiran gelas yang telungkup, dengan dasar piring kecil. Kemudian, tiup perlahan pinggiran gelas untuk mengeluarkan kopi, selanjutnya dihisap.

Berita, Cerita, Ilmu Pengetahuan, dan Tutorial Blog

Mengapa masyarakat di daerah ini meminum kopi dengan gelas terbalik? Ada sejarahnya. “Dulu orangtua kami memang sudah meminum kopi dengan cara gelas dibalik, karena jenis kopi di sini berbeda dengan kopi dari daerah lain. Di sini kopinya tidak mau larut dalam air, sehingga kita harus membalik gelasnya,” ujar Agus kepada PinbisMedia.

Dalam sehari, Agus mengaku bisa menghabiskan 4 – 5 kg kopi, dan kopinya hanya kopi dengan merek “IB. Ibrahim”. Kopi dengan ini merk “IB. Ibrahim” lah yang dikonsumsi masyarakat sejak dulu. Meskipun hanya warung kopi, Agus Saini mengaku pendapatannya per bulan mampu mencukupi kebutuhan anak dan keluarganya.

Menurutnya, harga secangkir kopi di Aceh biasanya tergantung baik-buruknya keadaan ekonomi. Warung kopi adalah bagian dari irama kehidupan dan dianggap teman setia para kaum kecil. Karenanya untuk saat ini, harga secangkir kopi terbalik dihargai Rp 3.000/gelas. Dengan harga yang relatif bisa dijangkau itu, dalam satu bulan pendapatan Agus bisa mencapai lebih kurang Rp2 juta.

“Dalam sehari, orang di sini meminum kopi 2-3 cangkir, tapi kopi yang saya bikin ini tidak baik diminum sampai lebih dari 3 cangkir sehari, karena bisa membuat jantung berdetak kencang. Namun bila diminum 1 cangkir atau 2 cangkir, bisa menghilangkan rasa pegal dan capek karena kerja,” ucap bapak 3 anak ini.

Bila anda ke Kota Meulaboh, jangan lupa singgah ke Desa Suak Ribe untuk menikmati kopi dengan gelas terbalik. Aromanya yang bikin mantap serta penyajiannya yang unik dijamin mampu menarik siapapun untuk berlama-lama nongkrong di warung kopi Agus.

Berita, Cerita, Ilmu Pengetahuan, dan Tutorial Blog

sumber : iloveaceh.blog

Thursday, March 24, 2011

Fenomena Dewa Zaman Manusia Purba

Cerita yang berlalu pada zaman manusia purba pada zaman dahulu sering dikaitkan dengan keberadaan alien. Masyarakat sering menganggap bahwa alienlah yang dahulu tinggal di bumi. Masyarakat zaman dahulupun telah menggangap alien yang telah memberi mereka kehidupan. Benarkah sedemikian? Berikut penjelasannya.
Para ahli telah menyimpulkan bahwa Garis-garis Nazca dibuat untuk sesuatu diatas sana, karena tak mungkin melihat simbol-simbol tersebut dari bumi. Namun yang paling baru adalah, spekulasi bahwa garis-garis Nasca adalah sebuah landasan semacam pesawat terbang, karena mempunyai panjang bermil-mil dan percaya atau tidak, garisnya sangat lurus.


Bahkan di sebuah bukit terdapat garis menyerupai jalan yang nampaknya susah untuk dibuat dengan peralatan seadanya, karena mampu membuat jalan itu berada diatas bukit dengan permukaan yang sangat rata. Sangat berbeda bila dibandingkan dengan bukit-bukit yang ada disekitarnya yang mempunyai puncak kerucut.

Nazca Airport





Spekulasi pun berkembang hingga muncullah analogi tentang motivasi mengapa garis-garis itu dibuat, salah satunya adalah sebagai berikut :

Saat perang dunia ke II pasukan Amerika membangun sebuah pangkalan udara di sebuah pulau di pasifik untuk pesawat-pesawat tempur Amerika, nah pada saat itu penduduk di pulau tersebut masih sangat primitive, mereka tidak mengenal teknologi semacam itu, yang mereka tahu ada benda terbang turun dari langit ke bumi dan memberi mereka makanan serta barang-barang secara gratis.
Terus bagaimana sampai disebut pesawat?





Setelah perang berakhir para tentara dan pesawat meninggalkan pulau tersebut, kemudian penduduk setempat membuat tiruan pesawat dari jerami dengan ukuran yang sangat besar dengan harapan “dewa” yang pernah datang pada mereka akan datang lagi. Hah bagaimana bisa?


Analogi diatas cukuplah untuk dijadikan teori mengapa garis-garis itu dibuat.

Satu lagi fakta yang ada di gurun tempat garis-garis nazca, adalah bahwa ternyata daerah tersebut hingga saat ini merupakan sumber terbesar mineral seperti emas, uranium dan banyak mineral lain dibumi, sehingga Anda cukup pergi ke nazca untuk mengetahui mineral apa saja yang dikandung Bumi.

Pertanyaan yang masih menjadi misteri adalah, siapakah yang mereka anggap sebagai dewa? siapakah yang mereka harapkan untuk datang kembali? Apakah sesuatu itu sempat hidup bersama mereka, ataukah mereka turun dari langit, ataukah nazca line dibuat sebagai semacam ritual perayaan tertentu, tak ada yang tahu.

Terus bagaimana nasib mereka?
Dalam naskah India kuno yang berumur 5000 tahun, terdapat sebuah deskripsi yang menakjubkan tentang mesin terbang, pada waktu itu mereka mengenal benda bernama Rukma Vimana yang dideskripsikan terbuat dari logam, berapa ukurannya dan bagaimana cara kerjanya. Bahkan dalam naskah tersebut diceritakan bagaimana peperangan dengan mesin-mesin terbang yang menghancurkan seluruh kota.




Di Jepang ada beberapa catatan kuno yang menggambarkan bentuk aneh seperti piring terbang.




Kehadiran dan spekulasi tentang alien purba didapatkan para ahli dari peninggalan-peninggalan kuno berupa teks dan banyak sekali peninggalan berupa patung atau gambar-gambar visual di dinding-dinding gua.

Di salah satu gua di Italia, terdapat lukisan purba yang berumur ribuan tahun tentang dua orang yang menggunakan helm astronot, di amerika disebuah bukit sego canyon di Utah, terdapat lukisan-lukisan aneh di dindingnya yang berupa makhluk-makhluk yang memiliki antenna dikepala dan memakai helm, sama seperti yang ditemukan di Australia.

Jika lukisan-lukisan dinding ini adalah murni karangan para manusia purba, darimana mereka dapatkan inspirasi atau ide bentuk-bentuk seperti itu? Itu masih menjadi misteri.

Peninggalan di salah satu gua di Italia

Lukisan Gua Sego Canyon


Lukisan Gua Kimberly Australia


Di Guatemala, bahkan ditemukan sebuah peninggalan purba, patung yang menyerupai astronot masa kini, memakai helm, memakai penutup mulut, dan didadanya terdapat semacam panel control, di istambul museum terdapat peninggalan purba sebuah patung ratusan tahun lalu yang mirip seseorang duduk didalam kabin semacam kendaraan terbang lengkap dengan roket dan kemudinya.

Guatemala Sculpture

Istambul Museum


Namun ilustrasi yang paling signifikan untuk mendukung teori tentang keberadaan alien purba terdapat di Mexico. Pyramid peninggalan bangsa Maya yang terletak di Palenque, didalamnya terdapat sebuah karya yang menakjubkan.

Di salah satu batu yang terdapat di dalamnya, bangsa maya memahat seseorang yang duduk di dalam ruang control semacam kapsul, sedang mengoperasikan sesuatu, tangan kanan dan kirinya tampak sedang memutar sesuatu, kaki kirinya nampak seperti menginjak semacam pedal, dan di belakang kapsul tampak kobaran api seperti mesin jet.

Orang yang ada di dalam kabin tersebut adalah King Pacal yang dianggap sebagai dewa dan merupakan makhluk raksasa dengan tinggi sekitar 7 kaki. Di dalam pyramid Palenque sendiri terdapat ukiran-ukiran lainnya yang serupa tentang seseorang yang mengoperasikan sesuatu.

Pertanyaannya adalah, dari mana mereka mendapatkan fantasi semacam itu? Ataukah dahulu memang pernah ada benda-benda berteknologi modern semacam itu?

Lord Pacal Ride His Starship


Bagaimana mungkin pyramid giza, Palenque, pyramid di india, bangunan di Indonesia (Borobudur) yang dipisahkan samudera dan benua mempunyai kemiripan struktur bangunan dan cara membangun?

Apakah ini menandakan bahwa arsiteknya adalah sama? Bahkan di Central Mexico terdapat pyramid yang berusia 2.000 tahun yang mempunyai ukuran alas sama persis dengan Pyramid Giza di mesir, pyramid tersebut bernama Teotihuacan (City of God), apakah ini semua sebuah kebetulan?

Ataukah dirancang berdasarkan inspirasi designer yang sama? Ataukah suatu kebudayaan tertentu mengadakan perjalanan keseluruh penjuru Bumi dan membangun bangunan-bangunan tersebut?

Teotihuacan (City of God)

Perbandingan Ukuran Alas Teotihuacan dan Giza


Menurut legenda, Pyramid Teotihuacan dibangun oleh dewa dengan ukuran raksasa diakhir masa kehancuran Bumi, peradaban seperti Aztec, Maya, India kuno, Arizona Utara percaya bahwa dunia ini sudah dihancurkan sebanyak 4 kali dimasa lalu, satu oleh es, satu oleh api, satu oleh air, dan satu oleh gempa, dan Pyramid Teotihuacan merupakan salah satu dari masa-masa itu.

Untuk apakah semua itu dibangun, untuk tujuan apa? Salah satu alasan yang mengemuka adalah alasan dari pembangunan pyramid giza, menurut peninggalan mesir kuno, tujuan pembangunan pyramid selain sebagai makam para raja adalah sebagai sumber pengetahuan, ditemukan dalam pyramid lebih dari 300 buku yang mengandung ilmu pengetahuan alam semesta yang menurut bangsa mesir berasal dan didikte oleh penuntun dari langit.

Monday, March 21, 2011

Fenomena Hujan Hewan & Darah

Ketika kita mendengar nama "Hujan Hewan dan Hujan Darah", mungkin kita segera beranggapan kalau sebutan ini adalah sebuah idiom. Tetapi, fenomena hujan hewan dan darah termasuk topik yang sering terdengar belakangan ini.Walau sebenarnya fenomena sejenis sudah berlangsung sejak lama dibumi ini,berita” di TV baru meng-heboh”kan nya akhir” ini dengan mengkaitkan fenomena ini dengan usur mistik atau gaib. Lalu apakah bener hal tersebut? berikut penjelasannya.

Kita mulai dari hujan hewan…, Apakah kejadian ini benar” nyata atau hanya sebuah kejadian yg di lebih”kan?.jawabannya adalah,100% kejadian ini adalah nyata!. Fenomena ini gak terbatas pada jatuhnya hewan-hewan aja,tapi ada juga materi-materi organik lainnya seperti daging ataupun darah.
Jatuhnya hewan” seperti kodok dan ikan ke bumi seringkali di kaitkan dengan peristiwa gaib dan sebagainya walaupun ada penjelasan secara sains untuk hal tersebut. Dari sisi sains, fenomena ini adalah murni karna pengaruh Badai Tornado.
Fenomena ini tidak terbatas pada jatuhnya hewan-hewan saja, melainkan juga materi-materi organik lainnya seperti daging atau darah.

Walaupun baru dihebohkan akhir-akhir ini oleh beberapa siaran televisi, catatan mengenai keberadaan fenomena ini sebenarnya telah berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu. Contohnya Pliny the elder, seorang sejarawan Romawi kuno yang hidup pada abad ke-1 Masehi, pernah menyebutkan mengenai adanya badai kodok dan ikan.

Jadi, fenomena ini jelas bukan sesuatu yang baru.

Gambar di samping adalah sebuah kejadian dari sebuah film yang bernama "Twister". Nah,di film itu ada sebuah adegan Badai Tornado berskala 5 mengamuk dan menghisap setiap benda atau makhluk yang dilewatinya ke atas langit. Entah itu sapi, orang , rumah hingga truk besar pun mampu diangkat oleh Tornado tersebut.Setelah beberapa lama berlangsung,tentunya kekuatan dari si badai semakin mengecil dan mengakibatkan benda” yang sebelumnya terangkat menjadi jatuh kembali ke bumi.

Setelah beberapa lama terbang di langit, ketika kekuatan tornado melemah, benda-benda yang diterbangkannya akan terhempas kembali ke bumi. Dengan kata lain terjadi hujan puing, pohon, truk dan tentu saja sapi.
Sama seperti apa yang digambarkan di film tersebut, fenomena hujan hewan kebanyakan disebabkan oleh angin tornado, baik yang terbentuk di darat atau di perairan (waterspout).

Salah satu deskripsi yang meneguhkan kesimpulan ini dapat ditemukan pada cuplikan berita yang dimuat di sebuah harian di Minneapolis, Amerika Serikat, pada Juli 1901:
"Ketika badai sedang bertiup dengan kencang-kencangnya, terlihat sebuah kumpulan besar berwarna hijau seperti sedang turun dari langit, lalu terdengar suara rintik-rintik aneh. Ketika badai reda, para penduduk menemukan berbagai jenis katak menutupi area seluas lebih dari empat blok, bahkan di beberapa ruas jalan, jumlah katak sangat banyak sehingga jalan itu tidak dapat dilewati."
Dalam kondisi badai petir, sebuah tornado mini bisa terbentuk. Ketika tornado mini ini bergerak melewati air dimana terdapat ikan atau kodok, angin ini akan mengangkat hewan-hewan tersebut hingga sejauh beberapa mil. Cepat atau lambat, hewan-hewan tersebut akan jatuh ke bumi. Dalam beberapa kasus, ada hewan yang masih hidup ketika jatuh ke bumi. Dalam kasus lain, hewan-hewan tersebut sudah berada dalam kondisi mati atau membeku.

Selain karena tornado yang terbentuk di darat, Hujan hewan juga bisa disebabkan oleh tornado yang terbentuk di perairan yang biasa disebut waterspout. Kolom udara ini diperkirakan telah menghisap hewan-hewan yang ada di air dan membawanya terbang hingga menjatuhkannya ke tempat lain yang berjarak cukup jauh. Ini bisa menjelaskan mengapa dalam banyak kasus hujan hewan, hanya ditemukan hewan-hewan air tanpa adanya benda-benda darat seperti rumput atau kayu.

Hujan hewan lainnya juga pernah terjadi di beberapa tempat didunia. Pada umumnya hewan yang jatuh tersebut adalah ikan.Misalnya, peristiwa hujan ikan di Singapura yang terjadi pada tahun 1861. Lalu di Rhode Island pada tahun 1900 atau di India pada tahun 2009.

Yang menarik adalah, fenomena hujan ikan yang terjadi setiap tahun antara bulan Mei dan Juli di Honduras dan telah berlangsung selama lebih dari 100 tahun. Sebelum hujan ikan terjadi, memang para penduduk selalu melaporkan adanya badai petir yang mendahului.

Selain ikan, hewan lainpun tidak luput dari cengkeraman sang tornado.

Pada tanggal 1 Agustus 1869, seekor sapi dikabarkan jatuh dari langit di California. Peristiwa yg lain juga dilaporkan pada tahun 1876 di Kentucky. Sekarang, dengan adanya teknologi kamera perekam, sapi yang dibawa angin dan jatuh bukan lagi sesuatu yang aneh. Ya, walaupun hanya satu ekor, sapi yang jatuh pun disebut "hujan sapi".

Pada tahun 1894, di kota Bath, Inggris, terjadi hujan ubur-ubur.

Pada tanggal 6 April 2007, terjadi hujan laba-laba di propinsi Salta, Argentina.

Pada tanggal 11 Juli 2007, terjadi hujan cacing di Louisiana, Amerika Serikat. Cacing-cacing ini dipercaya terbawa semburan angin dari Lacassine Bayou yang jaraknya 5 mil dari lokasi peristiwa.

Pada Juni 2009, terjadi hujan ikan dan kecebong di perfektur Ishikawa, Jepang. peristiwa Ishikawa ini adalah peristiwa yang paling banyak diberitakan oleh televisi Indonesia akhir-akhir ini.

Namun, masih ada satu misteri yang meliputi fenomena hujan hewan. Teori tornado mini memang dianggap bisa menjawab cara membawa hewan-hewan tersebut ke darat, namun para peneliti masih berusaha memahami mengapa pada umumnya hanya satu jenis hewan yang jatuh ke bumi setiap kali hujan. Teka-teki ini masih belum mendapatkan pemecahannya hingga saat ini.

Lalu bagaimana tentang Hujan Materi Organik ?

Sama dengan fenomena hujan hewan, masih ada bagian-bagian dari fenomena hujan organik yang belum dapat dipahami sepenuhnya oleh para peneliti.

Salah satu peristiwa yang berhubungan dengan hujan materi organik adalah peristiwa hujan daging segar yang terjadi pada tanggal 9 Maret 1876 di Olympia Springs, Amerika Serikat. Menurut saksi mata bernama Allen Crouch, potongan-potongan daging kecil berjatuhan dari langit di halaman rumahnya seperti butiran salju. Dua pria yang meneliti gumpalan daging itu menyimpulkan kalau daging itu kemungkinan adalah daging menjangan atau domba. Sebagian orang menduga kalau daging itu berasal dari domba-domba yang tercincang ketika terbawa angin.
Lalu, yang kembali dihebohkan pada akhir-akhir ini adalah hujan merah atau hujan darah Kerala yang terjadi pada Juli 2001 di India.

Hujan darah Kerala

red_rain_buckets Pertama kita harus tahu kalau istilah "hujan darah" gak berarti benar-benar terjadi hujan darah hewan atau manusia. istilah "darah" hanya digunakan untuk merujuk kepada materi air yang berwarna merah. Walaupun langka, namun peristiwa "hujan darah" bukan sesuatu yang asing dalam dunia sains. Contohnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi di Columbia pada tahun 2008.

Beberapa peneliti telah mengajukan teori mengenai hujan merah Kerala. Salah satunya adalah teori yang mengatakan kalau materi merah yang bercampur dengan air hujan itu adalah darah sejumlah besar kelelawar yang terbunuh ketika melewati badai.
Sebagian lain percaya kalau warna merah itu adalah pasir gurun yang terbawa angin dan jatuh bersamaan dengan hujan.

Lalu, ada lagi teori yang menyebutkan kalau partikel merah itu sebenarnya adalah debu meteor. Pada kasus "Hujan darah" yang terjadi di Sisilia pada tahun 1872, peneliti berhasil menemukan adanya kandungan besi merah yang membuat mereka mengambil kesimpulan kalau partikel merah itu diakibatkan oleh debu meteor.

Sebagian lagi percaya kalau warna merah itu mungkin disebabkan oleh sejenis bakteri karena peristiwa serupa (walaupun bukan berupa hujan) pernah terlihat di Antartika dimana saljunya mengeluarkan cairan merah seperti darah.

Namun, mengenai hujan darah Kerala sendiri, pemerintah India bersama Centre for earth Science Studies telah mengeluarkan pernyataan resmi kalau penyebab warna merah tersebut adalah spora sejenis alga yang termasuk ke dalam genus Trentepohlia. Alga jenis ini memang banyak terdapat di wilayah Kerala.

Penemuan ini didukung oleh Seffield University yang bersama dengan Dr.Chandra Wickramasinghe telah lama mempelajari spora stratosferik secara mendalam. Dr.Wickramasinghe mengatakan kalau partikel merah pada hujan Kerala mirip seperti jamur karat dan ia juga menegaskan gx adanya darah pada hujan tersebut.

Namun, walaupun penyebab warna merah pada air hujan telah diketahui, para peneliti masih belum bisa memastikan bagaimana spora itu bisa menyebar dalam jumlah besar. Tetapi paling tidak, kita tahu kalau peristiwa ini sama sekali tidak berhubungan dengan sesuatu yang mistik.


Peristiwa Nelayan Jepang dan Sapi Langit

Sebelumnya, ijinkan Saya untuk menceritakan sebuah kisah sapi yang jatuh dari langit

Pada tahun 1997, Tim penyelamat Jepang berhasil menyelamatkan sejumlah nelayan yang telah berpegangan di puing-puing kapal mereka di laut lepas selama beberapa jam.

Yang menarik adalah, pengakuan mereka mengenai penyebab tenggelamnya kapal mereka.

Menurut nelayan-nelayan itu, seekor sapi telah jatuh dari langit, menimpa kapal mereka dan menyebabkannya tenggelam. Pihak berwenang yang mendengar pengakuan ini mengira mereka sedang bercanda dan segera menjadi gusar. Lalu, para nelayan yang malang itu segera dimasukkan ke dalam penjara.

Tidak lama kemudian, angkatan udara Rusia menginformasikan kepada pihak otoritas Jepang kalau salah satu kru mereka telah mencuri seekor sapi untuk dipotong. Sapi itu kemudian dimasukkan ke dalam pesawat dan dibawa terbang. Ketika pesawat sedang mengudara, sapi itu menjadi marah dan mulai mengacaukan situasi, mungkin karena panik atau mabuk udara.

Untuk menyelamatkan pesawat yang sedang terbang, para kru memutuskan untuk melempar sapi itu keluar.

Dan akhirnya, kita mendapatkan sebuah kapal penangkap ikan yang tenggelam dan para nelayannya yang berjuang memegang puing-puing kapal sambil berusaha merenungkan peristiwa yang baru saja menimpa mereka.


 

Sunday, November 28, 2010

Benarkah Manusia Mendarat Dibulan Pada 1969 ?

MisiApollo11 Ngga bisa dipungkiri lagi, bahwa titik awal dari kemajuan sains dan teknologi didunia ini, terjadi pada tahun 1969. Saat itu, Apollo XI berhasil mendarat di bulan untuk pertama kalinya, bersama dengan ketiga awak astronot dari NASA, yaitu Neil amstrong, Michael Collins, dan Buzz Aldrin.

Tapi yang namanya manusia, selalu ada aja celah yang bisa diperdebatkan. Banyak pihak yang mengatakan bahwa keberhasilan Apollo XI tersebut hanya merupakan sebuah kebohongan publik aja. Beberapa organisasi sains dan teknologi pun kemudian mencoba membongkar kebohongan tersebut, dan mengangkat topik ini menjadi konspirasi terbesar dalam sejarah manusia.

Benarkah Apollo XI berhasil mendarat dibulan?

Dengan asumsi bahwa pengetahuan teknologi yang dikuasai oleh manusia pada tahun 1969 belum memadai, beberapa oknum mempercayai bahwa misi Apollo XI ini sebenarnya hanya sebuah gertakan kepada Uni Soviet. Karena, pada tahun tersebut, Amerika masih terlibat perang dingin dengan Uni Soviet.

Ada kemungkinan bahwa Amerika melakukan sebuah "kecurangan" untuk memenangkan perang dingin melawan Uni Soviet, dengan cara membuat sebuah proyek rekayasa yang mengambil setting pendaratan dibulan. Langkah ini diambil karena Uni Soviet dengan Vostok 1-nya bersama Yuri Gagarin, sudah terlebih dahulu berhasil melakukan perjalanan ke luar angkasa untuk pertama kalinya.

Sebuah persaingan yang sangat jelas terbaca, ketika Amerika kemudian mati-matian untuk membuktikan bahwa mereka lebih hebat daripada Uni Soviet. Kalau Uni Soviet hanya berhasil melakukan perjalanan ke luar angkasa, maka Amerika ingin membuat sejarah yang lebih hebat, dengan cara mendaratkan manusia ke bulan untuk pertama kalinya.

Apakah ambisi tersebut bisa menguatkan dugaan "rekayasa" ini?

Bagi penganut paham konspirasi, tentu saja ambisi ini sangat mungkin dijadikan sebagai latar belakang pemalsuan proyek Apollo XI. Foto-foto mengenai misi tersebut pun, kemudian menjadi bukti tersendiri bagi beberapa oknum dalam membuktikan bahwa Apollo XI ngga pernah sampai ke bulan, alias fotonya palsu.

Disini, kita akan menggunakan gaya penulisan tanya jawab untuk mempermudah kalian membaca dan melihat dari sudut pandang yang berbeda. Kita meminjam nama Upin dan Ipin sebagai tokoh dari tanya jawab kita.

Upin berperan sebagai Penganut Konspirasi, dan Ipin akan berperan sebagai orang yang mempercayai bahwa Apollo 11 benar-benar mendarat di Bulan.

Dimana Bintangnya..?

 MisiApollo11-2

Upin : Coba lihat foto di atas deh.., koq ngga ada bintangnya sama sekali?, Logikanya, tanpa atmosfer, otomatis langit Bulan akan menjadi sangat gelap, dan objek-objek terang seperti bintang, harusnya bisa terlihat dengan jelas kan..?

Ipin : Penjelasannya sangat sederhana. Selain permukaan bulan yang sudah mengeluarkan cahaya-nya sendiri, film dengan kualitas terbaik pun tidak akan dapat memperlihatkan dua objek (terang dan gelap) secara bersamaan. Dalam kasus ini, pakaian astronot adalah objek yang terang, yang di fokuskan dalam pengambilan gambar.

Story Mugrave, seorang astronot yg telah terbang keluar angkasa sebanyak enam kali, mengatakan bahwa ketika ia berada diluar pesawat , dibawah sinar matahari yang terang, ia tidak dapat melihat bintang-bintang. Namun ketika pesawat berada di dalam bayangan bumi dan matanya dapat beradaptasi dengan lingkungan yg lebih gelap, pada saat itulah dia dapat melihat bintang.

Mengapa Bayangannya Tidak Paralel..?

bayangan-tidak-paralel

Upin : Duh, yang benar saja nih foto.., masa bayangannya ngga sama sih? kan keliatan banget ngibulnya.

Ipin : Bayangan itu tidak paralel karena hanya diterangi satu sumber cahaya yg jauh seperti matahari. Namun, hal itu benar jika kamu berada dipermukaan yang rata dan tidak berefek 3 dimensi. Jika kita mencoba memperlihatkan realitas 3 dimensi pada permukaan yg tidak rata di dalam foto dua dimensi yg memiliki kontras, bayangan jatuh ke arah yg sedikit berbeda.

Jangankan di Bulan, sebenarnya dibumi pun, hal tersebut bisa terjadi. Tidak paralelnya sebuah bayangan yang dihasilkan bisa jadi karna permukaan yang berbeda. Misalnya satu bayangan jatuh di daerah yang rata sedangkan satunya lagi jatuh pada daerah yang miring. Jika dilihat dari samping, maka akan tampak 2 bayangan yang tidak parallel.

Ini ada contohnya :

photo04

Kenapa Bendera Bisa Berkibar..?

benderaBerkibar

Upin : Mengapa bendera bisa berkibar ditempat yang hampa udara seperti bulan. Logikanya, bendera dapat berkibar apabila ada angin, karena hanya udara yang bergeraklah yg dapat mengibarkan bendera.

Ipin : Jadi menurut kamu, foto ini diambil dalam studio? Oke, kita anggap saja demikian. Foto ini benar disetting dalam studio. Tapi, seharusnya juga tidak ada angin di dalam studio film kecuali jika kipas angin dihidupkan. Jika ada cukup banyak angin di studio film, sehingga bendera bisa berkibar , logikanya, angin itu juga pasti akan menggerakkan debu-debu di kaki mereka.

Untuk bisa berkibar, bendera tidak selalu membutuhkan angin. Setidaknya di ruang angkasa hal inilah yang terjadi. Pada kondisi di Bulan, bendera dipancangkan bukan hanya pada tiang vertikal, tapi terdapat juga tiang horizontal yang ditambahkan di bagian atas bendera, sehingga bendera tersebut tampak tergantung dan merentang.

Selain itu, permukaan Bulan yang keras mempersulit pemancangan tiang bendera, sehingga para astronot harus memutar tiang tersebut maju mundur agar bisa ditanamkan di tanah bulan. Akibat gerakan ini, bendera tersebut berkibar, atau yang sebenarnya lebih tepat jika disebut bergetar. Di Bumi kibaran bendera terjadi beberapa detik dan diperlambat oleh udara, tapi kondisi vakum di Bulan menyebabkan gerakan bendera tersebut tidak akan berhenti karena tidak ada gaya dari luar yang menghentikannya
Sesungguhnya, bendera yg berkibar itu justru membuktikan bahwa para astronot memang berada di Bulan. Bendera itu bergoyang karena baru saja dipasang. Dan terus bergoyang selama beberapa waktu dengan cara yang tidak biasa karena gravitasi Bulan 1/6 gravitasi Bumi, dan karena tidak ada udara di bulan untuk segera menghentikan gerakan bendera.

Mana Kawahnya..?

apollo-11-moon-landing

Upin : Pada foto yang lain, tidak tampak adanya lubang bekas semburan roket (kawah) pada lokasi pendaratan. Untuk roket seukuran Apollo seharusnya semburannya dapat menimbulkan lubang yang besar pada permukaan Bulan. Jadi, bagaimana bisa roket mendarat mulus tanpa membekaskan jejak besar?

Ipin : Untuk melakukan sebuah pendaratan tentu tidak dilakukan dengan kecepatan tinggi tapi dengan kecepatan yang diperlambat. Tidak ada satu orangpun yang memarkirkan mobilnya dengan kecepatan 100 km/jam. Hal yang sama berlaku juga pada Apollo 11. Semburan roket memiliki dorongan 5000 kg, tetapi roket tersebut diperlambat sampai sekitar 1500 kg saat mendekati permukaan.

Dengan diameter pipa pengeluaran roket sebesar 54 inci (dari Ensiklopedia Astronautica), dan ukuran roket sekitar 2300 inci persegi, semburan roket hanya menimbulkan tekanan sekitar 0.75 kg /inci persegi. Tekanan sebesar ini tidak akan sampai menimbulkan jejak lubang yang besar.

Hasil foto-foto yang diambil di Bulan juga memperlihatkan adanya bayangan yang kurang gelap. Obyek yang seharusnya gelap karena berada dalam daerah bayangan, tetapi dalam foto dapat jelas terlihat, termasuk tulisan di sisi pesawat.
Jika Matahari merupakan satu-satunya sumber cahaya, dan tidak ada udara yang dapat menghamburkan cahaya, seharusnya bayangan yang terjadi sangat gelap. Sebuah persepsi yang salah. Memang ini bukan di Bumi dan cahaya Matahari tidak dapat dihamburkan dalam kondisi hampa udara. Tapi di Bulan masih ada sumber cahaya lain yang berasal dari Bulan sendiri. Debu di Bulan memiliki sifat yang khas: yaitu memantulkan kembali cahaya ke arah sumber cahaya berasal.

Kenapa Transmisi Suara Tidak Memiliki Jeda?

Upin : Mengapa Transmisi suara dari bulan ke bumi tidak ada jedanya sama sekali, padahal semestinya kira-kira 5 detik, baru sampai ke bumi?

Ipin : Transmisi audionya sebenarnya ada jeda. Suara dari bulan ke transmisi bumi mempunyai jeda, sedangkan konfirmasi dari bumi lah yang tidak memiliki jeda. Itu jelas karena transkrip tersebut dicatat dari bumi. Contohnya pada potongan transkrip berikut :

102:41:12 Duke: Eagle, you’ve got 30 seconds to P64
102:41:19 Aldrin: Roger. (Pause)
102:41:27 Duke: Eagle, Houston. Coming up 8:30; you’re looking great. (Pause)
102:41:35 Armstrong: (Garbled) 64.
102:41:37 Duke: We copy. (Long Pause)


Coba liat antara line 1 dan 2, ada 7 detik berlalu setelah mission control (Duke) memberikan informasi sampai terdengar konfirmasi dari Aldrin, waktu yang lebih dari cukup untuk gelombang elektromagnetik merambat ke bulan dan kembali lagi ke bumi. (jarak bumi ke bulan sekitar 360 ribu km, kecepatan cahaya sekitar 300 ribu km/s bolak balik cukup sekitar 2,4 detik saja)

Tapi coba perhatikan hanya ada 2 detik berlalu setelah informasi dari Armstrong dan konfirmasi dari mission control waktu yang juga lebih dari cukup untuk gelombang suara merambat dari speaker mission control ke telinga Duke lalu merambat dari mulut Duke ke mic dihadapannya.

Lalu Bagaimana Dengan Masalah Sabuk Radiasi Van Allen ? Kenapa Apollo Bisa Melewatinya?

sabukvanhallen

Upin : Untuk mencapai bulan , astronot harus melewati Sabuk Radiasi Van Allen, yang bisa menghasilkan jumlah radiasi cukup fatal, bagaimana mungkin mereka dapat selamat?

Ipin : Radiasi adalah hal yang tidak terlalu diperhatikan NASA sebelum penerbangan pertama, namun mereka menginvestasikan jumlah yang cukup besar untuk penelitian ini, dan menentukan bahwa resikonya minimal. Apollo memerlukan satu jam untuk melewati sabuk radiasi untuk berangkat dan kembali lagi. Total radiasi yang diterima astronot sekitar satu rem. Orang akan mengalami kesakitan pada radiasi 100-200 rem, dan kematian pada radiasi 300+ rem. Jelas dosisnya memiliki rentang yang sangat jauh untuk dianggap beresiko.

Friday, November 26, 2010

Wanita 29 Tahun Menikah Dengan Anjingnya Sendiri



Orang selalu mendambakan sosok yang ideal untuk dijadikan pasangan hidup. Tapi bagaimana kalau sosok ideal itu justru ditemukan pada makhluk dari jenis lain?
Buat Emily Mabou, 29, hal itu tak jadi masalah dan dengan alasan itulah dia memutuskan untuk menikah dengan anjingnya sendiri! Perempuan dari Desa Aburi, Togo, itu beralasan, hanya pada anjingnya itu dia melihat sosok ideal laki-laki yang selama ini didambakannya.

”Saya sudah berhubungan dengan begitu banyak laki-laki tapi mereka semua sama saja, cuma mau seks dan suka berbohong. Anjing saya lain, dia baik, setia pada saya dan dia selalu memperlakukan saya dengan hormat,” jelas Emily.

Akhirnya jadilah pesta pernikahan digelar dengan dipimpin pendeta tradisional setempat dan warga desa yang berbondong-bondong hadir karena penasaran.

Tapi pesta ini tak dihadiri keluarga dekat dan kerabat Emily karena mereka menganggap ini adalah ”langkah gila untuk melawan rasa sepi”.

Saat ditanya bagaimana dia akan punya anak dengan suaminya, Emily menjawab tegas dia akan mengangkat anak.

Sumber

Monday, November 22, 2010

Kisah nyata Christian, seekor singa yang luar biasa

Benarkah hewan buas juga mempunyai loyalitas dan ingatan terhadap majikannya? kelihatannya iya. Pada tahun 70-an,seekor singa bernama Christian berhasil menggemparkan dunia dengan kisahnya. Kejadian ini nyata membuktikan bahwa seekor singa juga  mempunyai perasaan yang sama seperti manusia. Mereka juga mempunyai memory, kasih sayang, cinta, rasa rindu, dan kesetiaan.

Kisah ini mengajak kita untuk lebih menghargai arti dari persahabatan yang sesungguhnya.

Christian,adalah seekor singa yang menjadi korban kejahatan pemburu gelap yang kemudian diperdagangkan di blackmarket. Sedangkan nasib ibu atau saudara Christian tidak diketahui, apakah mereka juga ikut tertangkap, mati terbunuh atau sudah terjual.

Pada tahun 1969, Anthony Bourke dan John Rendall, dua orang sahabat, terkejut ketika menemukan seekor anak singa berusia 6 bulan di toko binatang Harrods yang sedang kesepian.

Kondisi bayi singa itu sungguh menyedihkan. Si singa kecil dikurung didalam sebuah jeruji yang sangat kecil. Suara parau sang singa kecil menyentuh hati kedua pemuda ini dan lalu mereka membelinya dan memberikan nama Christian pada bayi singa itu. Mereka bertiga akhirnya tinggal disebuah rumah di London.

Mereka pun memperlakukan Christian seperti layaknya sahabat. Mereka bermain bola bersama, makan bersama, nonton bersama dan jalan-jalan bersama. Mereka menjadi tiga sosok sahabat yang tidak terpisahkan.

Christian Singa Fenomenal Kejadian yang menggemparkan dunia
Sembilan bulan telah berlalu,Christian telah menjelma menjadi singa dewasa dan lingkungan rumah mereka yang kecil tidak cocok lagi untuk Christian untuk berlari-lari bebas seperti halnya waktu ia kecil dahulu. Ditambah lagi dengan tetangga yang resah dan ketakutan melihat sosok seekor singa jantan besar berlarian dilingkungan mereka.

Walaupun sedih, Anthony dan John memutuskan untuk mengembalikan Christian ke Kenya, Afrika, di bawah pengawasan ahli hewan buas untuk mengembalikan sifat alami Christian dari “sahabat manusia” menjadi hewan buas. Jika tidak, Christian tidak akan dapat bertahan di alam liar.

Persahabatan diatas segalanya Selama beberapa bulan Christian di karantina di Afrika, para ahli meminimalisir kontak Christian dengan manusia terutama dengan pemiliknya. Selama itu, kata pengawas, Christian tampak murung dan sedih. Berkali-kali ia mengaum parau, mungkin memanggil kedua majikan sekaligus sahabatnya, John dan Anthony.
Meski John dan Anthony ingin menemui Christian, akan tetapi para pakar melarangnya, karena dikhawatirkan dengan keahdiran mereka berdua akan menghambat proses pengembalian insting alamiah singa sebagai hewan liar yang bebas dan ganas.

Akhirnya, Christian berhasil menemukan jati dirinya sebagai seekor singa jantan. Ia pun dilepaskan kealam bebas walaupun masih dipantau oleh para ahli. Awalnya, Christian mendapat kesulitan untuk menentukan wilayah kekuasaannya dan membuat kawanan, karena beberapa wilayah tersebut sudah dikuasai oleh singa jantan lainnya dan tentu saja para singa betina sudah dikuasai oleh para singa jantan tersebut. Christian memerlukan kawanan.

Karena seekor singa tidak akan bisa bertahan tanpa kawanan. Biasanya, dalam satu kawanan sedikitnya terdiri dari 3 ekor singa, satu jantan dua betina. Karena dalam kawanan hanya boleh dipimpin oleh satu singa jantan. Semakin kuat sang singa jantan tersebut maka akan makin banyak singa betina lainnya yang bergabung dalam kawanan tersebut. Oleh karena itu, para singa jantan muda akan keluar dari kelompok mereka lalu membentuk kelompok sendiri diwilayah lain.

Inilah masalah pertama yang harus dihadapi oleh Christian. Ia harus membentuk kelompok agar bisa bertahan hidup. Karena, singa tidak akan bisa berburu jika hanya sendirian. Perburuan yang mereka lakukan selalu dalam bentuk kerjasama kelompok yang kompak.

Para singa betina bertugas untuk mengejar dan membuat lelah si mangsa, jika mangsa sudah lelah maka sang singa jantan akan melakukan tindakan final untuk mengakhiri nyawa si mangsa dengan menggigit leher si mangsa sampai mati atau istilahnya “finishing touch”. Semakin besar jumlah singa dalam satu kawanan, maka semakin besar ukuran mangsa mereka. Seperti badak, gajah, banteng dan lain-lain.

Karena itu, John dan Anthony sangat mencemaskan keadaan Christian. Karena tidak jarang para singa jantan akan mati dalam perkelahian untuk mendapatkan atau mempertahankan wilayah atau kawanan dengan singa jantan lainnya, atau mati terbunuh oleh mangsa buruan mereka.

Persahabatan dan cinta
Jika singa jantan tidak hati-hati dan menyerang si mangsa tidak tepat pada waktunya (si mangsa belum kelelahan) maka tak ayal lagi singa jantan akan mati di banting ke batu ketika mangsanya memberontak saat lehernya digigit oleh si singa jantan, diinjak atau bahkan diserang balik oleh sang mangsa.

Akan tetapi, laporan-laporan yang mereka dapatkan dari si pengawas menunjukkan perkembangan positif yang berhasil dicapai oleh Christian. Christian berhasil mendapatkan kawanan dan bahkan ia berhasil menjadi ketua kawanan yang dalam jumlah yang besar. Perkembangan Christian ini sedikit melegakan hati John dan Anthony.

Setelah satu tahun lebih mereka berpisah, akhirnya John dan Anthony memutuskan untuk mengunjungi Christian di Afrika. Ahli singa dan pengurus hutan lindung di Afrika mengatakan bahwa Christian sudah hidup bersama singa-singa lainnya dan menjadi liar. Dan pengurus hutan lindung itu juga mengatakan kalau Christian tidak akan mengenali John Rendall dan Anthony. Mereka semua melarang mereka untuk menemui Christian, Karena singa itu tidak akan mengingat mereka lagi dan tentu saja akan mengakibatkan kematian terhadap mereka berdua.

Anthony dan John tidak perduli. Mereka percaya, ikatan persahabatan yang terjalin diantara mereka bertiga sangat dalam. Christian tidak akan menyerang mereka. Christian pasti tetap mengingat mereka berdua.Akhirnya mereka memutuskan untuk berangkat ke hutan Afrika dan mencari Christian. Salah satu orang teman mereka tertarik dengan kejadian ini dan ikut bersama mereka untuk merekam pertemuan ini.

Setelah berjam-jam pencarian, akhirnya mereka menemukan Christian di dekat daerah pegunungan. Teman John dan Anthony yang merekam kejadian ini menahan nafas tegang ketika ia melihat sesosok singa jantan besar yang berlari menuruni batu-batuan disana dan berlari kearah mereka. Hanya John dan Anthony saja yang bersikap santai dan tersenyum lebar seolah-olah menyambut teman lama mereka.

Sesuai dengan dugaan John dan Anthony, Christian tidak melupakan mereka. Christian terlihat sangat gembira melihat dua wajah manusia yang sangat ia cintai itu. Christian bergantian memeluk dan mencium wajah John dan Anthony bertubi-tubi sebagaimana kebiasaannya ketika ia kecil dahulu. Ketiga sahabat dekat itu akhirnya bertemu kembali dan mereka bercengkerama satu sama lainnya selama berjam-jam dan kemudian berpisah lagi.

Pentingnya sebuah persahabatan  Kekuatan kasih sayang sesama makhluk hidup
kisah nyata dunia hewan  kisah nyata Christian,seekor singa yang luar biasa
Coba lihat deh video rekaman kejadian waktu mereka bertemu kembali itu..,bener-bener mengharukan. (_ _')








See..? Singa,sang penguasa hutan saja bisa benar-benar menghargai arti dari persahabatan. Seharusnya kita bisa melebihinya kan..?